top social

Rabu, 01 Juni 2016

aku ingin mencintai dan melupakanmu dengan sederhana





aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti embun hinggap ditepian daun dan tanah yang sabar menyambutnya jatuh
tapi aku ingin melupakanmu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti mata yang berkedip menyambut pagi, dan daun jendela
yang mengintip matahari
tapi aku ingin melupakanmu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti gerimis pada jendela dan uap nafasmu menulis nama :’kita’
tapi aku ingin melupakanmu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti waktu yang tak pernah berhenti dan senyummu yang mengabadikannya
tapi aku ingin melupakanmu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti sebuah peluk yang sebentar
dan satu kecup yang pelan saja
tapi aku ingin melupakanmu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti kata ‘ rindu ‘ yang kuucap dan kau membalasnya dengan ‘ aku juga ‘
tapi aku ingin melupakanmu

aku ingin melupakanmu dengan sederhana
sesederhana air mata yang mengalir,
sesederhana genggam tangan yang lepas
tapi aku ingin mencintaimu

 

mengapa cinta membuatku mencintaimu,

ketika pada saat yang sama
kau mencintai orang yang bukan aku ?

ketika telah membuka hati,
aku pun harus bersiap untuk kehilangan lagi
apakah setelah cinta memang harus selalu ada air mata dan luka dihati ?

kegelapan malam inikah yang kau lihat di mataku ?
tidak ada apa-apa disana
Hanya sehamparan hitam yang tidak pernah menghendaki putih
Hanya sebentang bayangan yang tidak menginginkan secercah pu cahaya
Hanya setumpuk luka yag tidak menginginkan kesembuhan
Hanya keheningan yang tidak menginginkan ada suara