top social

Minggu, 15 Mei 2016

sumatera barat dan keanekaragaman budayanya




       



          Sumatera Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera dan Padang sebagai Ibu kotanya. Provinsi ini juga di lalui oleh garis khatulistiwa, tepatnya di Bonjol Pasaman. Sumatera Barat juga disebut daerah rawan gempa. Kenapa ? karena letaknya berada pada jalur Patahan Semangko, tepatnya diantara pertemuan 2 lempeng benua besar yaitu : Australia dan Indo-Australia.
       
        Sumatera Barat juga salah satu wilayah Hindia-Belanda yang memiliki jumlah sekolah dan pelajar cukup besar. Mayoritas penduduk Sumatara Barat adalah suku Minangkabau sedangkan yang di kepulauannya beretnis Mentawai.

·        Seni Budaya musik di Sumatera Barat

Musik di Sumatera Barat kebanyakan dicampur dengan nuansa mingkabau,melayu, ini terlihat dari setiap karya lagu yang beredar di masyarakat, sebab musik minang bisa di racik dengan jenis aliran apapun, sehingga enak di dengar oleh masyarakat.
Beberapa unsur pemberi nuasa dari instrumen dan alat musik tradisional :
 
-      Saluang              
-      Bansi
-      Talempong
-      Rebab
-      Pupuik
-      Serunai
-      Gendang tabuik

Instrumen musik di Sumatera Barat semakin berkembang dengan munculnya seniman-siniman minang yang bisa membaurkan musik modern ke dalam musik tradisional  minangkabau




Secara garis besar seni tari dari Sumatera Barat adalah dari adat budaya etnis Minangkabau dan etnis Mentawai. Kekhasan seni tari Minangkabau umumnya dipengaruhi oleh agama Islam, keunikan adat matrilineal dan kebiasan merantau masyarakatnya juga memberi pengaruh besar dalam jiwa sebuah tari tradisi yang bersifat klasik, di antaranya Tari Pasambahan, Tari Piring, Tari Payung, dan Tari Indang. Sementara itu terdapat pula suatu pertunjukan khas etnis Minangkabau lainnya berupa perpaduan unik antara seni bela diri yang disebut silek dengan tarian, nyanyian dan seni peran (acting) yang dikenal dengan nama Randai.


Sedangkan untuk tarian khas etnis Mentawai disebut Turuk Laggai. Tarian Turuk Langai ini umumnya bercerita tentang tingkah laku hewan, sehingga judulnya pun disesuaikan dengan nama-nama hewan tersebut, misalnya tari burung, tari monyet, tari ayam, tari ular dan sebagainya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar